Saturday, February 23, 2013

you will need me, someday~




Berpuluh-puluh tahun yang lalu, saya mengalami kejadian tidak menyenangkan yang cukup "membuat trauma" masa kecil. Well, trauma itu masih suka kebawa-bawa sampai sekarang sih, tapi saya nggak terlalu nangepin dan ya udah biarkan mengalir aja. Lama kelamaan juga terbiasa.

Trauma ini bukan sebuah trauma ketakutan pada sesuatu, tapi lebih ke trauma batin gitu. Dan hebatnya, yang bikin saya kayak gini adalah salah satu sepupu saya sendiri. 

Yah intinya, sejak kejadian waktu itu, saya jadi sedikit "kesel" sama dia. Bukan karena dia udah bikin trauma aja, tapi juga karena sikapnya dia yang sama sekali nggak sopan sama orangtua saya. Ya, mana ada sih, di dunia ini anak yang rela liat orangtuanya nggak dihormati? Nggak ada kan. Yah, begitu pun saya.

Sejak itu sampai sekarang, hubungan kami nggak baik sama sekali. Nggak pernah tegur-teguran kalau ada pertemuan keluarga, semacam perang dingin gitu deh. Well, saya sih nggak terlalu ambil pusing. Buat saya, dia nggak ngangep saya sebagai saudaranya juga sama sekali nggak masalah :)

Hingga... tibalah hari ini.

Ibunya dia yang notabene adalah tante saya tadi pagi nelfon. Ngasih tahu kabar kalau dia dipanggil wawancara kerja di salah satu bank terkemuka di Indoensia. Well, satu tahun yang lalu saya juga pernah dapet kesempatan itu. Di interview kerja di bank itu, tapi karena status saya masih kuliah, jadi yah saya nggak lolos.

Nah, tadi tante saya nelfon. Nanya-nanya tentang gimana mekanisme tes dan wawancara kerja di bank itu ke mama saya. Beberapa kali juga nanya sama saya. Semuanya ditanya secara detail, bahkan sampai ke alat transportasi yang saya gunain waktu menempuh perjalanan ke gedung bank itu yang ada di daerah Slipi.

Dari hal itu saya nyimpulin sesuatu. Sesuatu yang bikin saya tersenyum kecut dan tersenyum meremehkan. Andai aja kalau saat ini saya sedang berhadapan sama dia, rasanya saya pengen natap dia sinis sambil smirk penuh kemenagan gitu *evil*. Sesuatu yang bikin saya sadar kalau, serendah-rendahnya kalian memandang orang, dan meremehkan seseorang. Percayalah, suatu saat nanti, kalian juga butuh mereka. Makanya, jangan pernah ngeremehin seseorang begitu aja, atau jangan pernah mandang orang sebelah mata. Suatu saat nanti, siapa tahu orang yang kalian remehin malah akan jadi satu-satunya orang yang ngebantu kalian.

xoxo, mute :)

No comments:

Post a Comment